Mau Tukar Uang Buat Lebaran? Ini Lokasinya

Mau Tukar Uang Buat Lebaran? Ini Lokasinya

- detikFinance
Kamis, 26 Jun 2014 17:00 WIB
Mau Tukar Uang Buat Lebaran? Ini Lokasinya
Jakarta - Mulai 1 Juli 2014, Bank Indonesia (BI) membuka layanan penukaran uang dalam rangka menyambut Ramadan dan Idul Fitri 1435 H.

Layanan penukaran uang ini dilakukan dilakukan di berbagai titik di Indonesia. Layanan kegiatan penukaran uang tunai ini akan berlangsung sampai dengan 25 Juli 2014.

Demikian dikatakan Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang BI Lambok Antonius Siahaan saat ditemui di Gedung BI, Thamrin, Jakarta, Kamis (26/6/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia merinci, untuk penukaran uang di wilayah Jakarta bisa dilakukan di Lapangan IRTI Monas. Penukaran uang berlangsung sejak pukul 09.00-13.00 WIB.

Sementara di Bandung, layanan penukaran uang tunai dilakukan di Lapangan Gasibu. Di Medan, layanan penukaran uang tunai tersedia di Lapangan Merdeka. Di Makassar, layanan penukaran uang tunai tersedia di Lapangan Karebosi.

Selain di lokasi-lokasi tersebut, layanan penukaran uang juga diperluas baik melalui peningkatan frekuensi kas keliling di pusat-pusat kegiatan masyarakat seperti pasar, terminal, rest area, jalan tol, stasiun kereta api dan juga pos pemberangkatan mudik.

"Dalam rangka meratakan penyebaran uang yang beredar di masyarakat, Bank Indonesia memberikan layanan penukaran dengan sistem paket yang merupakan kombinasi beberapa pecahan sehingga mempercepat layanan. Selain itu juga tidak dimungkinkan untuk menukarkan uang satu pecahan secara berlebihan," terangnya.

Lambok mengimbau agar masyarakat menukarkan uang di tempat-tempat resmi yang telah ditunjuk BI. Hal ini untuk mengantisipasi adanya risiko mendapatkan uang palsu.

Mengantisipasi hal tersebut, BI bekerjasama dengan 13 bank umum untuk memberikan layanan penukaran uang, yaitu BNI, BJB, BTN, BCA, BRI, BII, Bank Muamaalat, Bank Mandiri, Bank DKI, CIMB Niaga, Permata, Bank Mega dan BNI Syariah.

"Kami juga melakukan kerja sama dengan Perum Pegadaian untuk menyediakan outlet layanan penukaran uang di 50 titik lokasi. Pegadaian kami pilih karena dekat dengan masyarakat, banyak loketnya, banyak sumber daya dan juga karena mereka bersedia," kata dia.

Selain itu, lanjut Lambok, pihaknya juga akan bekerjasama dengan bank penerbit uang elektronik untuk menyelenggarakan penukaran uang elektronik secara gratis yang akan dilakukan bersamaan dengan kegiatan kas keliling.

"Masyarakat tidak perlu membawa uang cash karena disediakan mesin electronic data capture (EDC) di loket penukaran. Kami juga mengimbau masyarakat untuk gunakan non tunai seperti alat pembayaran menggunakan kartu," pungkasnya.

(drk/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads