Tawaran Investasi Koperasi Masih Marak Meski Banyak Kasus

Tawaran Investasi Koperasi Masih Marak Meski Banyak Kasus

- detikFinance
Senin, 30 Jun 2014 07:50 WIB
Tawaran Investasi Koperasi Masih Marak Meski Banyak Kasus
Jakarta - Pilihan berinvestasi bagi masyarakat jenisnya bermacam-macam. Salah satunya adalah koperasi.

Meski sudah banyak kasus koperasi yang terbukti penipuan seperti koperasi Langit Biru, dan baru-baru ini Koperasi Cipaganti pun bermasalah dengan kepolisian, masih banyak tawaran investasi berbadan koperasi di Indonesia.

Seperti Koperasi Sejahtera Bersama (KSB). Berdasarkan informasi yang didapat detikFinance dari website KSB, koperasisejahterabersama.com, salah satu produk unggulan KSB adalah deposito prima atau simpanan berjangka prima.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Keuntungan fitur deposito KSB yaitu penyertaan simpanan minimun masa kontrak 6 bulan, modal penyertaan bisa dicairkan kapan saja. Itu menjadi keunggulan kami dibandingkan dengan koperasi lain yang ada masa tenggang pencairan penyertaan modal," sebut keterangan dalam website tersebut, dikutip Senin (30 Juni 2014).

Dalam website tersebut terdapat tabel besaran investasi minimum Rp 25 Juta hingga Rp 1 miliar dengan profit 15% per tahun.

Beberapa keunggulan dari investasi ini adalah keuntungan rata-rata di atas bunga bank, dan terhindar dari devaluasi. KSB juga menjamin kode etik dan rahasia mitra.

"Progress usaha dari kemitraan bisa diketahui, keuntungan dibayarkan dengan cash/transfer/bilyet giro," sebutnya.

KSB sendiri bergerak di berbagai bidang usaha seperti usaha simpan pinjam dan usaha perdagangan (minimarket), dan lainnya.

Selain KSB, ada juga koperasi simpan pinjam Intidana. Dikutip dari situs resminya, kspintidana.com, koperasi ini memiliki beberapa macam produk kemitraan. Di antaranya tabungan intidana, taka, takasi, warkat, simpanan berjangka, simpanan berjangka on call.

Sedangkan untuk produk pinjaman, Intidana menawarkan produk antara lain intidana reno, intidana guna, intidana profesi, intidana modal kerja, intidana usaha kecil dan intidana griya.

Koperasi-koperasi tersebut adalah dua dari sekian banyak koperasi yang menawarkan kerjasama investasi.

(zul/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads