Dorong Anak SMP dan SMA 'Melek' Finansial, Materi Jasa Keuangan akan Masuk Kurikulum

- detikFinance
Rabu, 02 Jul 2014 10:20 WIB
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumpulkan sedikitnya 70 guru ekonomi dari 34 provinsi di Indonesia. Terdiri dari 2 orang guru mewakili setiap provinsi dan, khusus untuk DKI Jakarta akan diwakili oleh 4 orang guru.

Direktur Literasi dan Edukasi OJK Agus Sugiarto mengatakan, OJK bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan industri jasa keuangan menyusun Buku Pengayaan Mata Pelajaran Ekonomi Kelas X dengan judul 'Mengenal OJK dan Industri Jasa Keuangan.'

Kerjasama ini untuk mendukung masyarakat paham akan produk dan jasa keuangan.

"Tahap awal untuk 70 orang guru dari 34 provinsi. Mengharapkan para guru ekonomi bisa mengoptimalkan waktu untuk ini," kata Agus saat acara Training of Trainers Guru Ekonomi SMA Seluruh Indonesia Materi OJK dan Sektor Jasa Keuangan untuk Kelas X, di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta, Rabu (2/7/2014).

Agus menjelaskan, sebagai program lanjutan kerjasama tersebut, OJK menyelenggarakan Training of Trainers untuk Guru Ekonomi di seluruh Indonesia mengenai materi tentang OJK dan industri jasa keuangan. Dilaksanakan pada tanggal 2-3 Juli 2014.

Melalui kegiatan ini, diharapkan guru sebagai fasilitator dapat menyampaikan pengetahuan tentang OJK dan industri jasa keuangan sehingga dapat turut berperan mengantarkan masyarakat Indonesia yang memiliki tingkat literasi keuangan yang tinggi sehingga bisa memilih dan memanfaatkan produk dan jasa keuangan.

"Ini untuk mendorong terciptanya masyarakat Indonesia yang sejahtera," katanya.

Di tempat yang sama, Wakil Menteri Pendidikan Bidang Pendidikan Musliar Kasim menambahkan, kurikulum 2013 untuk siswa SMP dan SMA perlu ditambahkan materi pengayaan terkait OJK dan industri jasa keuangan. Hal ini dilakukan agar siswa lebih kritis.

"Kurikulum 2013 awalnya mengalami polemik. SMP dan SMA harus ditambahkan pengayaan karena tidak cukup hanya di kelas saja. Agar anak lebih kritis. Buku OJK bagian dari pengayaan," tandasnya.

(drk/hen)