Dahlan Iskan Bangga BRI Menang Dalam Perebutan Menara

Dahlan Iskan Bangga BRI Menang Dalam Perebutan Menara

- detikFinance
Rabu, 09 Jul 2014 10:00 WIB
Dahlan Iskan Bangga BRI Menang Dalam Perebutan Menara
Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan bangga dengan kegigihan Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Sofyan Basyir. Sofyan bersama jajaran direksi lainnya dinilai tidak kenal menyerah untuk merebut aset gedung pencakar langit yang lokasinya bersebelahan dengan kantor pusat BRI, Jalan Jendral Sudirman Jakarta.

Β Setelah berjuang cukup lama, BRI berhasil mengalahkan Group Mulia di Pengadilan. Group Mulia mengklaim sebagai pemilik tower yang sebetulnya adalah aset negara tersebut.

"BRI kini sepenuhnya memiliki tower yang berada di satu lokasi tersebut. Saya sangat menghargai direksi BRI dengan dirutnya Sofyan Basyir yang dalam tiga tahun ini terus berjuang untuk mendapatkan kembali gedung megah itu," kata Dahlan dalam keterangan tertulisnya kepada detikFinance seperti dikutip Selasa (9/7/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dahlan menerangkan manajemen BRI telah menempuh cara kekeluargaan untuk merebut kembali aset negara itu. Namun negosiasiasi dengan Group Mulia selalu berujung tanpa solusi. Hingga akhirnya BRI membawa kasus itu ke ranah pengadilan.

Setelah pengadilan memenangkan BRI, tepatnya kemarin manajemen BRI yang dibantu aparat keamanan melakukan eksekusi gedung.

"Bantuan lebih dari 300 anggota Polri yang diback up oleh anggota TNI. Manajemen BRI sudah beberapa kali ingin melaksanakan putusan final pengadilan yang menyatakan gedung pencakar langit tersebut sah milik BRI. Namun usaha itu selalu gagal. Baru kemarin sore berhasil sepenuhnya dikuasai BRI," ujarnya.

Dahlan pada keterangannya juga merasa lega terhadap kasus yang menimpa karyawan BRI. Ada karyawan BRI yang sempat meringkuk di jeruji besi karena dituduh oleh nasabahnya melakukan tindakan melanggar hukum. Namun pengadilan akhirnya membebaskan para karyawan BRI.

"Saya juga bersyukur bahwa wanita pengusaha yang dulu mengadukan karyawan BRI telah mencuri dan memalsukan emasnya sampai para karyawan itu ditahan polisi, kini terbukti mereka tidak menipu dan tidak mencuri emas. Justru wanita pengusaha itu yang sekarang jadi terdakwa di pengadilan," paparnya.

(feb/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads