Utang ini terekspos dalam induk perusahaan, Espirito Santo International (ESI). Atas eksposur ini bank tersebut menunggu rencana restrukturisasi dari induknya tersebut.
"Banco Espirito Santo menunggu pengumuman restrukturisasi dari Grup Espirito Santo untuk meminimalisir potensi kerugian atas eksposur tersebut," kata bank tersebut dalam keterangan tertulis yang dikutip AFP, Jumat (11/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdagangan saham BES dihentikan, karena regulator menunggu penjelasan dari induk bank tersebut. ESI ditengarai melakukan upaya rekayasa akuntansi untuk 'menghilangkan' kerugian sebesar 1,3 miliar euro.
Akibat masalah di BES, bursa saham di Portugal secara keseluruhan terkena dampaknya. Indeks PSI General saat ini terkoreksi 101,2 poin (3,67%) di posisi 2.656,21. Maklum, BES adalah emiten perbankan dengan kapitalisasi pasar terbesar di bursa Portugal.
(ang/dnl)











































