Waspada Maraknya Peredaran Uang Palsu Jelang Lebaran, Ini Tips dari BI

Waspada Maraknya Peredaran Uang Palsu Jelang Lebaran, Ini Tips dari BI

- detikFinance
Rabu, 16 Jul 2014 13:55 WIB
Waspada Maraknya Peredaran Uang Palsu Jelang Lebaran, Ini Tips dari BI
Deputi Gubernur Bank Indonesia Ronald Waas di lokasi penukaran uang Monas (Foto: Maikel/detikFinance)
Jakarta - Bank Indonesia (BI) menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap peredaran uang palsu jelang lebaran Idul Fitri. Ini seiring dengan meningkatnya jumlah uang beredar di dalam negeri. Bila ditemukan harap segera laporkan.

Direktur Departemen Pengelolaan Uang BI Lambok A Siahaan mengatakan, dari setiap temuan uang palsu, harap melaporkan ke kantor Polisi atau kantor BI terdekat. Masyarakat menurutnya tidak perlu takut, karena tidak akan ditangkap.

"Kita menganjurkan untuk melaporkan di lokasi BI atau kantor Polisi terdekat. Jangan takut ditangkap. Karena cuma menemukan," ujarnya saat peninjauan penukaran uang di Monas, Jakarta, Rabu (16/7/2014)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya sudah menjadi kewajiban untuk menerima laporan dan kemudian menindaklanjuti dari temuan tersebut. Sehingga diperlukan partisipasi aktif masyarakat untuk melaporkan.

"Dari data itu ditemukan dan ditindaklanjuti sampai ke pengedarnya. Kemudian modusnya dipelajari dan menjadi masukan untuk kita," jelasnya.

Sejauh ini, lokasi peredaran uang palsu ditemukan di daerah dengan aktivitas ekonomi dan jumlah penduduk yang padat. Seperti Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Batam dan Bali.

"Daerah yang banyak ditemukan karena kegiatan dan jumlah penduduknya besar," ujarnya.

Bagaimana cara mengatasinya?

"Harus ingat 3D. Kalau dilihat kita harus ada, warnanya ada gradasi dan benang pengaman. Diraba kasar. Diterawang dan ada tanda air," jelas Lambok.

Ia menyarankan agar ketiga tahapan tersebut harus dilalui secara keseluruhan. Tidak bisa hanya dilihat atau Diraba saja.

"Artinya harus melihat cara mengecek itu dengan lengkap. Jadi tolong dilihat secara keseluruhan," tukasnya.

(mkl/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads