Muhammadiyah Berharap Kasus BPI Dapat Diselesaikan
Kamis, 30 Des 2004 12:56 WIB
Solo - Ketua PP Muhammadiyah Syafi'i Ma'arif berharap ada penyelesaian yang baik untuk kasus yang membelit Bank Persyarikatan Indonesia (BPI). Usaha yang telah dilakukan Muhammadiyah sebagai pemilik saham di bank tersebut, antara lain, berusaha melakukan penyuntikan dana.Hal itu disampaikan Syafi'i kepada wartawan di Solo usai melantik rektor baru UMS, Kamis (30/12/2004) siang. Dia berkali-kali mengatakan bahwa hingga saat ini penanganan kasus tersebut masih dalam proses penyelesaian. Tentang kemungkinan mencari suntikan dana, Syafi'i mengatakan bahwa pihaknya sedang berusaha ke arah itu.Syafi'i tidak menyatakan penolakan atau dukungan terhadap usulan Amien Rais agar bank tersebut lebih baik segera diluikidasi. Syafi'i hanya mengatakan,"Saya rasa itu inisiatif Pak Amien sebelum membaca perkembangan yang terakhir. Kami berharap masih ada penyelesaian yang lebih baik."Adapun langkah-langkah yang sudah ditempuh oleh Muhammadiyah saat ini adalah berkonsultasi dg bank pemerintah, yaitu Bukopin. Hal serupa juga dilakukan dengan Wapres."Jadi karena ini aset negara, mudah-mudahan akan ada penyelesaian yang baik dan tdk merugikan, walaupun itu memerlukan waktu. Ini memang pengalaman pahit dan Muhammadiyah merasa tertipu," kata dia mengakhiri wawancara tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.
(asy/)











































