PT Bank Mega Tbk (MEGA) membukukan laba bersih Rp 502 miliar selama semester I-2014. Laba bersih tersebut naik signifikan, yaitu 105%, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
βSelama semester pertama 2014, Bank Mega membukukan laba bersih sebesar Rp 502 miliar, meningkat sebesar Rp 257 miliar atau naik 105% dibandingkan laba bersih semester I 2013,β sebut Kostaman Thayib, Direktur Utama Bank Mega, dalam siaran tertulis, Jumat (25/7/2014).
Kenaikan laba bersih tersebut diperoleh dari kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar Rp 100 miliar dan kenaikan pendapatan operasional selain bunga sebesar Rp 157 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait dengan strategi tersebut, maka DPK Bank Mega meningkat sebesar Rp 3,6 triliun atau menjadi Rp 47,7 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2013 yang tercatat sebesar Rp 44,1 triliun.
Kredit yang diberikan Bank Mega juga mengalami peningkatan sebesar Rp 7,1 triliun sehingga menjadi Rp 32,6 triliun. Pada periode yang sama tahun lalu kredit yang disalurkan Bank Mega adalah sebesar Rp 25,5 triliun.
Hal ini menyebabkan LDR pada akhir Juni 2014 membaik menjadi 68,2%, yang sebelumnya pada Juni 2013 adalah 57,5%. Pertumbuhan kredit Bank Mega diikuti oleh kualitas kredit yang juga semakin membaik. Terlihat dari NPL per Juni 2014 tercatat 1,6% sementara NPL para periode yang sama tahun lalu adalah 2,07%.
(hds/hds)











































