Salah satu pembaca detikFinance berbagi pengalaman dengan membandingkan biaya administrasi antara perbankan dalam negeri dan salah satu bank di Malaysia.
Pembaca bernama Sulvano Pratomo bercerita ia punya rekening di dua bank swasta nasional dan swasta asing di Indonesia. Masing-masing rekeningnya kena biaya admin sebesar Rp 13.000 dan Rp 12.500 per bulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika di Malaysia biaya admin hanya ditarik satu kali setahun, kata Sulvano, maka perbankan Indonesia menarik biaya admin setiap bulan. Mengacu kepada tabungan Sulvano di dua bank dalam negeri, maka dalam setahun tabungannya dipotong sebesar Rp 156.000 dan Rp 150.000 tiap tahun.
Jumlah biaya admin tersebut enam kali lipat lebih tinggi daripada biaya admin di Malaysia. Bahkan ada beberapa bank dalam negeri yang memotong biaya tambahan jika saldo tabungan di bawah batas yang ditentukan.
"Tidak mengherankan bank-bank di Indonesia merupakan bank-bank dengan profit tertinggi di dunia menurut analisa Bloomberg," ujarnya.
Ada juga pembaca yang mengeluhkan uangnya malah tidak bertambah setelah ditabung di bank dalam negeri. Hal tersebut dikemukakan pembaca bernama Almalik.
Ia mengaku punya tabungan di salah satu bank milik negara sebesar Rp 5 juta. Setelah dua bulan berselang, ia hendak menarik dananya tapi ternyata tabungannya malah berkurang. Merasa kecewa, akhirnya ia pun memindahkan uangnya ke tabungan yang bebas biaya administrasi bulanan.
"Untuk jangka pendek sekarang saya pakai tabungan di bank dengan fasilitas tanpa biaya admin tetapi untuk jangka panjang tdak disarankan untuk menabung di bank," kata Alamalik.
Namun tidak semua pembaca juga keberatan atas potongan administrasi ini. Pembaca bernama Wenny Rachmaeni mendukung adanya potongan biaya administrasi ini. Menurutnya, fungsi menyimpan uang di bank banyak manfaatnya dan dipastikan aman.
"Masyarakat pun harapannya dapat lebih cermat memilih bank sebagai tempat penyimpanan uang, tidak hanya memilih bank dikarenakan memberikan bunga tinggi, namun aman atau tidaknya. Sekarang ini banyak produk tabungan perbankan yang juga memberikan pilihan kepada nasabah untuk dibebankan biaya administrasi atau tidak," ujar Wenny.
Apakah Anda punya pengalaman uang di rekening tabungan menguap habis dimakan berbagai biaya bank? Kirim pengalaman Anda ke redaksi@detikfinance.com.
(ang/hds)











































