Uang Tabungan Bisa Habis Dipotong Biaya Admin, Ini Tanggapan OJK

Uang Tabungan Bisa Habis Dipotong Biaya Admin, Ini Tanggapan OJK

- detikFinance
Rabu, 06 Agu 2014 15:15 WIB
Uang Tabungan Bisa Habis Dipotong Biaya Admin, Ini Tanggapan OJK
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong masyarakat melek keuangan, salah satunya dengan merangkul masyarakat untuk bisa menjangkau akses perbankan.

Salah satu produk perbankan yang terjangkau untuk diakses masyarakat adalah tabungan. Namun, menyimpan uang di tabungan justru menggerus nilai nominal akibat biaya administrasi yang ditarik setiap bulan. Apa komentar OJK?

"Kita kan mendorong masyarakat agar bisa mudah mengakses pasar keuangan melalui perbankan, transfer-transfer mudah, ambil uang, daripada harus pakai transport kalau mau transfer, berapa biayanya, tenaga, waktu. Itu untuk biaya pengelolaan, keamanan dan kemudahan," ujar salah satu petinggi OJK kepada detikFinance, seperti dikutip, Rabu (6/8/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, biaya administrasi penyimpanan uang di bank tidak lain untuk biaya kemudahan dan keamanan kepada masyarakat.

"Untuk kemudahan, taruh uang lebih aman, tarik di mana saja bisa, nggak perlu ditenteng ke mana-mana, kenikmatan kan nggak gratis, kena biaya, jadi ya biaya administrasi nggak masalah," jelas dia.

Namun demikian, masyarakat tetap diberikan pilihan apakah mau menempatkan dananya di tabungan atau instrumen lain.

"Mau setor tunai gampang, buat hidup lebih mudah. Jadi kemudahan dan keamanan itu harus. Nasabah kan hanya diberi pilihan mau taruh uang di mana, nggak ada paksaan," katanya.

Dalam penerapan biaya administrasi tabungan di perbankan ini, tidak ada aturan khusus dari OJK. Semua tergantung kebijakan perbankan masing-masing.

"Biaya administrasi di tabungan tidak diatur OJK, itu masing-masing bank, mereka yang mengurus," tandasnya.

(drk/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads