Vice President of Individual & Investment Product Bank Mandiri Muhamad Gumilang mengatakan, perbankan yang menjadi tempat menabung nasabah tidak akan berkembang jika tidak menarik biaya administrasi dari tabungan.
"Tentu perusahaannya tidak bisa berkembang. Saving atau menabung ini kan bisa dianalogikan seperti orang yang menyewa brankas. Kami sebagai bank menyediakan jasa bagi masyarakat untuk menyimpan uangnya. Kalau orang pakai brankas kita tapi tidak bayar administrasi lalu pengelolanya melakukan pemeliharaan dari mana biayanya?" katanya ketika dihubungi detikFinance, Rabu (6/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dikatakan kami semata-mata hanya mencari untung, itu kan tidak seperti itu sebenarnya. Seperti di Bank Mandiri misalnya, itu kan ada program kerja sama dengan merchant-merchant yang memberikan discount (potongan harga) kepada nasabah setia Bank Mandiri," ujarnya.
Jadi, kata dia, jika nasabah bayar biaya administrasi Rp 10.000 per bulan tapi mendapat fasilitas senilai Rp 20.000-30.000 dalam bentuk discount, berarti nasabah mendapat lebih dari apa yang mereka bayarkan.
"Ini yang masyarakat jarang ngeh (sadar)," ujarnya.
Salah satu pembaca detikFinance sempat berbagi pengalaman mengenai besaran biaya administrasi tabungan di Ban Malaysia yang lebih murah ketimbang bank dalam negeri. Menurut Gumilang, besaran administrasi ini ditentukan dengan melihat situasi pasar.
"Kita melihat pasar tentunya. Sama saja saya ditanya siapa yang menentukan harga pulsa misalnya. Itu yang menentukan pasar. Kita (Bank Mandiri) tidak bisa menetapkan harga paling rendah sendirian karena itu akan menyebabkan tarif perbankan rusak. Bisa dimarahi teman-teman bank yang lain saya nanti," jelasnya.
Di bank pelat merah tersebut, kata dia, biaya administrasi yang dibebankan ke nasabah mulai dari Rp 9.000 per bulan, dengan beberapa tambahan lain sesuai dengan masing-masing jenis tabungan dan kartu.
Selama ini tabungan menjadi salah satu alternatif masyarakat menyimpan uang. Sebagian kalangan menilai, menyimpan uang di tabungan memberikan keamanan dibanding ditaruh di bawah bantal, sebagian lagi menganggap menaruh uang di bank sama saja menghilangkan uang secara perlahan.
Bagi masyarakat yang ingin menabung di bank namun tidak ingin uangnya tergerus karena dibebani dengan biaya administrasi bulanan, dapat memanfaatkan fasilitas tabungan ini yang disediakan oleh sejumlah perbankan nasional dan daerah.
(ang/dnl)











































