Iming-iming Menggiurkan, Masyarakat Masih Banyak Tertipu Investasi Bodong

Iming-iming Menggiurkan, Masyarakat Masih Banyak Tertipu Investasi Bodong

- detikFinance
Kamis, 07 Agu 2014 11:39 WIB
Iming-iming Menggiurkan, Masyarakat Masih Banyak Tertipu Investasi Bodong
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau kepada masyarakat untuk hati-hati terhadap segala jenis penawaran produk investasi. Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Kusumaningtuti Soetiono menuturkan, salah satu fenomena yang dapat kita cermati belakangan ini adalah banyaknya masyarakat yang menderita kerugian akibat membeli produk yang disangka adalah produk keuangan.

Produk-produk ini ditawarkan oleh perusahaan yang tidak memiliki izin untuk melakukan kegiatan penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi. Masyarakat dibuat tergiur untuk membeli produk tersebut karena ada janji keuntungan besar dalam waktu singkat.

"Bahkan ada yang menjanjikan tingkat bunga atau imbal hasil investasi di atas 10% per bulan," ujar wanita yang akrab disapa Titu tersebut saat Seminar Nasional Strategi dan Tantangan Edukasi Keuangan Bagi Ibu Rumah Tangga dan UMKM di Hotel Pan Pacific, Jakarta, Kamis (7/8/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menjelaskan, untuk lebih meyakinkan masyarakat, perusahaan biasanya memanfaatkan orang-orang terkenal seperti artis. Beberapa orang yang telah membeli produk tersebut juga dijadikan contoh bagaimana mereka menikmati keuntungan.

"Modus seperti inilah yang dikenal sebagai tawaran investasi bodong," ujarnya.

Oleh karena itu, Titu melanjutkan, tujuan meningkatkan literasi keuangan masyarakat pada dasarnya adalah upaya untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan keyakinan terhadap sektor jasa keuangan.

"Dengan begitu, masyarakat dapat mencermati produk dan layanan yang ditawarkan atau akan dibelinya. Masyarakat menjadi tidak mudah untuk tergiur bila menerima tawaran investasi yang menjanjikan imbal hasil di luar kewajaran," paparnya.

(drk/hds)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads