Pembayaran dilakukan tanpa campur tangan negara. Menteri BUMN Dahlan Iskan pun meminta jajaran manajemen merayakan keberhasilan ini.
"Syukuran agak besar karena Jiwasraya berhasil keluar dari kesulitan yang dalam. Dia punya tanggungan Rp 7,6 triliun yang sekarang selesai," kata Dahlan usai rapat pimpinan BUMN di Kantor Pusat Perikanan Nusantara, Jakarta, Kamis (7/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini perusahaan asuransi sangat sehat dan besar. Saya minta direksi adakan syukuran supaya masyarakat Indonesia tahu bahwa sudah beda sehingga membanggakan," katanya.
Dahlan bercerita perusahaan asuransi sangat terpukul saat krisis karena tidak memperoleh dana talangan atau bailout pemerintah seperti yang diterima perbankan saat itu.
"Itu waktu krisis dulu, bank-bank di bailout tapi asuransi nggak di bailout. Itu masih ada di buku asuransi. Jiwasraya tanpa bailout negara, tanpa PNM, tanpa penggunaan zero kupon bond," jelasnya.
Dahlan mengaku berterimakasih kepada tim yang membatu mendukung dan menyusun program penyehatan Jiwasraya.
"Kami merasa sangat berterimakasih terhadap OJK dan yang setuju konsep penyehatan Jiwasraya terus kepada Dirjen Pajak yang setujui penyelamatan Jiwasraya," katanya.
(feb/ang)











































