BRI, BSM Mulai Beroperasi Lagi di Aceh 3 Januari 2005
Jumat, 31 Des 2004 17:02 WIB
Jakarta - Pasca bencana Tsunami, BRI dan Bank Syariah Mandiri rencananya akan mulai kembali beroperasi di Aceh mulai Senin, 3 Januari 2005 mendatang. Selanjutnya disusul BNI pada 4 Januari dan bank-bank lainnya menyusul kemudian. "Yang pertama direhabilitasi adalah sistem pembayaran. Jadi beberapa bank secara bertahap beroperasi di Aceh," ujar Gubernur BI Burhanuddin Abdullah usai penyerahan secara simbolis bantuan BI dan perbankan kepada Ketua Umum Palang Merah Indonesia Mar'ie Muhammad di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (31/12/2004). Mar'ie menjelaskan, saat ini bank-bank tengah berupaya mengidentifikasi hal-hal yang berkaitan dengan bisnis perbankan. "Data-data sedang dikumpulkan. Upaya untuk mengklarifikasi buku tabungan apakah bukunya ada atau orangnya ada," tukas Burhan.Ia memperkirakan data nasabah di Aceh itu akan bisa diselesaikan dalam waktu 10 hari. Yang jelas, menurut Burhan, yang paling krusial adalah menyangkut pembayaran gaji. Untuk itu BI telah mengirimkan berbagai peralatan yang diperlukan untuk operasi perbankan. Sementara untuk persediaan dana tunai, BI sudah mengirimkan sekitar Rp 365 miliar ke Aceh dimana diperkirakan dana ini cukup untuk stok selama 2 bulan. Burhan juga mengungkapkan, bencana di Aceh tersebut tidak merusakkan cadangan uang yang ada di kantor BI Banda Aceh. "Uang yang ada di BI Banda Aceh tadi pagi baru bisa kita buka dan itu semuanya uangnya utuh," demikian Burhan.
(qom/)











































