Mengapa Australia Mulai Pakai PIN di Transaksi Kartu Kredit?

Mengapa Australia Mulai Pakai PIN di Transaksi Kartu Kredit?

- detikFinance
Jumat, 08 Agu 2014 07:56 WIB
Mengapa Australia Mulai Pakai PIN di Transaksi Kartu Kredit?
Foto: Reuters
Jakarta - Transaksi kartu kredit akan berubah. Tak lama lagi nasabah tidak bisa bertransaksi memakai kartu kredit hanya dengan membubuhkan tanda tangan, tapi harus memakai PIN.

Beberapa negara sudah menerapkan pemakaian PIN dalam transaksi kartu kredit ini. Baru-baru ini negara tetangga kita, Australia, sudah menerapkan pergantian kartu kredit menggunakan chip dan PIN pada 1 Agustus kemarin.

Mengapa Australia beralih menggunakan sistem baru ini? PINwise, lembaga yang bertanggung untuk menyebarkan kampanye PIN kartu kredit ini, menyatakan perubahan ini merupakan inisiatif dari berbagai institusi, termasuk bank, peritel, dan perusahaan penyedia kartu kredit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Langkah ini diambil untuk menekan angka penggelepan kartu kredit yang di Australia sendiri nilainya mencapai AU$ 262 juta (Rp 2,6 triliun) per tahun.

"Pemindahan ke kartu Chip dan PIN seperti di Inggris, Kanada, dan negara Uni eropa, sudah berhasil menekan angka penggelapan kartu kredit," kata PINwise dalam keterangan tertulisnya seperti dikutip dari Sydney Morning Herald, Jumat (8/8/2014).

Langkah ini juga disambut baik oleh para nasabah pengguna kartu kredit. Langkah ini tetap dilakukan meski masih menunggu persetujuan dari Komisi Pengawas Persaingan Usaha dan Konsumen Australia.

Selain itu, seluruh alat transaksi di Benua Kangguru itu juga harus diubah karena tidak akan lagi menggunakan cara lama dengan membubuhkan tanda tangan.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads