"Peningkatan jumlah cadangan devisa tersebut terutama berasal dari penerbitan Euro Bonds dan penerimaan devisa hasil ekspor migas yang melampaui pengeluaran untuk pembayaran utang luar negeri," kata Tirta Segara, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), dalam siaran tertulis yang diterima Jumat (8/8/2014).
Selain itu, lanjut Tirta, peningkatan cadangan devisa juga disebabkan aliran masuk modal asing. "Posisi cadangan devisa per akhir Juli tersebut dapat membiayai 6,4 bulan impor atau 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor," sebutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut perkembangan cadangan devisa Indonesia sepanjang tahun ini:
- Januari: US$ 100,651 miliar
- Februari: US$ 102,741 miliar
- Maret: US$ 102,6 miliar
- April: US$ 105,6 miliar
- Mei: US$ 107 miliar
- Juni: US$ 107,7 miliar
- Juli: US$ 110,5 miliar











































