Bagaimana Skema 'Investasi' MMM di Indonesia?

Bagaimana Skema 'Investasi' MMM di Indonesia?

- detikFinance
Selasa, 12 Agu 2014 07:42 WIB
Bagaimana Skema Investasi MMM di Indonesia?
Jakarta -

Belakangan ini masyarakat Indonesia dihebohkan oleh jenis ‘investasi’ bernama MMM atau Manusia Membantu Manusia (MMM), singkatnya Mavrodi Manial Moneybox. Dalam ‘investasi’ ini, setiap investor atau lebih tepatnya partisipan dijanjikan imbal hasil atau keuntungan sebesar 30% dalam sebulan, angka yang cukup fantastis!

Dari berbagai sumber yang berhasil dikumpulkan detikFinance, Selasa (12/8/2014), MMM bukanlah perusahaan, MMM tidak menjalankan bisnis, tidak ada pemilik di MMM. MMM adalah Financial Network Community di mana partisipan saling membantu. Situs web MMM dan virtual account hanya alat yang diciptakan agar orang bisa saling membantu secara sukarela.

“Hari ini Anda membantu, bulan depan Anda dibantu sebesar Anda membantu+reward 30%,” begitu penjelasannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dijelaskan, MMM hanya mengumpulkan data dari orang-orang yang membutuhkan bantuan, dan menyalurkannya kepada yang ingin memberi. Ketika anda memutuskan untuk membantu, tidak ada jaminan uang anda akan kembali. Berpartisipasi dalam MMM sangat berisiko, dan anda bisa kehilangan semua uang anda tiap saat. Lalu bagaimana skema ‘investasi’ ini?

Anda melakukan deposit sejumlah dana untuk kemudian mentransfer dana tersebut kepada sesama partisipan MMM sesuai perintah sistem (Bukan perintah Admin atau Owner), dalam 30 hari ke depan sejak tanggal deposit maka Anda akan memperoleh keuntungan minimal 30% perbulan tanpa Anda harus merekrut 1 (satu) orang pun. Dengan kata lain, dalam waktu 30 hari ke depan dana Anda menjadi 130% dan dana tersebut bisa Anda tarik kembali sebagian atau seluruhnya (130%).

Setiap anggota memberikan uang mereka untuk beberapa jenis periode yang mereka inginkan (misalkan: deposit untuk 1 bulan atau 3 bulan). Dengan melakukan hal tersebut, maka mereka telah membantu anggota lain yang membutuhkan.

Itulah yang menjadi alasan utama setiap anggota melakukan deposit (sampai dengan periode waktu kapan mereka ingin menarik uang mereka atau sampai dengan periode waktu yang telah ditentukan).

Bantuan semacam itu (deposit) akan berkembang dengan tingkat bonus sebesar 30-55% per bulannya. Semua transaksi ini akan dikalkulasikan secara otomatis dan akan muncul di dalam layar akun pribadi setiap anggota MMM.

Konsep dasar MMM mirip Bank, akan ada deposit (Provide Help) dan penarikan (Get Help) dari partisipan lama dan/atau partisipan baru setiap hari sehingga terjadi arus uang masuk dan uang keluar secar virtual.

Di MMM tidak ada setor uang ke rekening pengelola/admin apalagi setor ke pimpinan MMM akan tetapi murni transfer uang antar partisipan MMM. Hanya saja di MMM setiap partisipan wajib mendepositkan uangnya selama minimal sebulan dan akan mendapat reward 30% per bulan dari nilai depositnya sehingga total mendapatkan 130%.

Beda jauh dengan Bank yang hanya memberikan bunga ke nasabah 4-7% per tahun. Selain mendapatkan keuntungan 30% per bulan, partisipan juga dijanjikan mendapatkan bonus 10% dari teman yang telah berhasil Anda ajak gabung.

Contoh deposit Anda tiap bulan:

  • Rp 100 ribu maka bulan depan bisa hasilkan Rp 130 ribu
  • Rp 500 ribu maka bulan depan bisa hasilkan Rp 650 ribu
  • Rp 1 juta maka bulan depan bisa hasilkan Rp 1,3 juta
  • Rp 2 juta maka bulan depan bisa hasilkan Rp 2,6 juta
  • Rp 5 juta maka bulan depan bisa hasilkan Rp 6,5 juta
  • Rp 10 juta maka bulan depan bisa hasilkan Rp 13 juta


Untuk bisa menghasilkan apa seperti yang tertulis di atas, seorang partisipan perlu menyetor uang (deposit) minimal Rp 100 ribu, maksimal Rp 10 juta sebulan atau dalam kelipatan Rp 100 ribu. Ini sebagai syarat Provide Help atau orang yang bersedia membantu.

Selanjutnya, syarat Get Help (withdrawal) atau orang yang perlu dibantu perlu menyetor uang minimal Rp 100 ribu dan kelipatan Rp 100 ribu.

Apakah Anda punya pengalaman dengan MMM? Silakan berbagi cerita dengan kami dengan mengirimkan e-mail ke alamat redaksi@detikfinance.com.

(drk/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads