Asisten Deputi Perbankan dan Asuransi Kementerian BUMN Wahyu Kuncoro menyebut informasi yang beradar saat ini masih berbentuk wacana. Ia menyebut belum ada kajian secara detail terkait rencana akuisisi Jiwasraya oleh BRI.
"Belum ada pembicaraan. Itu masih wacana. Jadi masih belum ada pembahasan secara detail," kata Wahyu kepada detikFinance Rabu (20/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"BRI sudah tbk. Jadi dia mesti comply dulu dengan UU pasar modal dan itu prosedurnya memang panjang. Kalau misal perusahaan yang diakuisisi bermasalah maka harus izin ke pemegang saham," sebutnya.
Wahyu menyebut Jiwasraya saat ini sebagai perusahaan yang super sehat. Hal ini menegaskan pernyataan Menteri BUMN Dahlan Iskan tentang kebangkitan Jiwasraya.
"Ada beberapa BUMN yang dulu ada masalah tapi sekarang sudah selesai. Jiwasraya sekarang sudah bagus," katanya.
Dikonfirmasi secara terpisah, Sekretaris Perusahaan BRI Budi Satria juga membantah rencana perseroan untuk membeli Jiwasraya.
"Sampai saat ini belum ada rencana tersebut," kata Budi secara singkat.
Sedangkan Jiwasraya sendiri belum diajak bicara terkait rencana akuisisi tersebut.
"Belum ada pembicaraan," kata Kepala Bagian Komunikasi korporat Divisi Sekretariat Perusahaan Jiwasraya Wiwik Sutrisno.
(feb/ang)











































