Meningkatnya kesadaran dan kepercayaan nasabah terhadap industri asuransi jiwa juga dapat dilihat dari turunnya klaim surrender sebesar 14,2% dibandingkan kuartal kedua tahun 2013.
"Klaim agak turun sedikit 1,4%, cukup stabil jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Klaim surrender juga mengalami penurunan," kata Plt Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu saat acara konferensi pers, di The Plaza Tower, Jakarta, Senin (1/9/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jumlah investasi industri asuransi jiwa meningkat 12,7% menjadi Rp 264,97 triliun dari Rp 235,18 triliun.
Peningkatan total jumlah investasi industri asuransi jiwa juga berkontribusi terhadap peningkatan total aset industri asuransi jiwa. AAJI juga mencatat peningkatan total aset sebesar 16,1% menjadi Rp 299,22 triliun dari Rp 257,83 triliun di periode yang sama tahun lalu.
"Unitlink masih merupakan kontributor terbesar total premi sebesar 57,5% dan produk tradisional menyumbang 42,5%. Produk unit link mengalami perlambatan sebesar 5,1% sedangkan produk tradisional masih mengalami sedikit pertumbuhan sebesar 1,4%," pungkasnya.
(drk/ang)











































