Demikian dikutip dari siaran pers BI, Kamis (11/9/2014). Menurut BI, suku bunga di tingkat tersebut masih sejalan dengan proyeksi inflasi tahun ini yang sebesar 3,5-5,5%.
"Kebijakan tersebut konsisten dengan upaya untuk mengarahkan inflasi menuju ke sasaran 4,5 plus minus 1% pada 2014 dan 4 plus minus 1% pada 2015, serta menurunkan defisit transaksi berjalan ke tingkat yang lebih sehat," sebut pernyataan BI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Normalisasi kebijakan moneter The Fed diperkirakan akan berlangsung secara gradual, meskipun terdapat kemungkinan kenaikan Fed Fund Rate dapat terjadi pada triwulan II atau III-2015," sebut siaran BI.
Di negara berkembang, pertumbuhan ekonomi diperkirakan masih relatif terbatas sehingga mendorong berlanjutnya penurunan harga komoditas. Di tengah pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang relatif stabil, perekonomian India menunjukkan perbaikan sementara sejumlah bank sentral di Asia Tenggara menaikkan suku bunga untuk pengendalian inflasi di negaranya.
"Ke depan, BI terus mewaspadai sejumlah risiko global dan regional ini agar tidak mengganggu stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional," tutur siaran BI.
(hds/hds)











































