Mantan Bos IMF Jadi Gubernur Bank Sentral Israel
Senin, 10 Jan 2005 10:36 WIB
Jakarta - Mantan petinggi IMF Stanley Fischer akan segera menjabat sebagai Gubernur Bank Sentral Israel selanjutnya. Saat ini pengangkatan Fischer hanya tinggal memperoleh persetujuan formal oleh Presiden Moshe Katsav dan Komisi Penunjukkan Negara.Penunjukan Vice President Citigroup untuk menjadi gubernur bank sentral Israel ini diusulkan oleh PM Israel Ariel Sharon dan Menteri keuangannya Benjamin Netanyahu.Sebuah pernyataan seperti dilansir AFP, Senin (10/1/2005) menyebutkan, kedua orang itu telah merekomendasikan Fischer untuk mengambil alih kepemimpinan bank sentral Israel.Fischer, 61 tahun, sebelumnya menjabat sebagai Deputi I Direktur Pelaksana IMF. Fischer yang mantan profesor ekonomi di Massachusetts Institute of Technology merupakan tokoh yang banyak terlibat dalam penyusunan paket penyelamatan ekonomi Meksiko dari krisis mata uangnya tahun 1995. Resep Fischer yang dinilai kontroversi ini juga diberikan kepada negara-negara Asia yang terkena krisis ekonomi tahun 1997 yakni Thailand, Indonesia, dan Korsel dan juga serta Rusia tahun 1999. Banyak kalangan menuding resep Fischer ini malah menjerumuskan negara-negara itu ke jurang yang lebih dalam. Fischer yang lahir di Zambia pada tahun 1943 akhirnya mundur dari IMF pada tahun 2001 dan selanjutnya bergabung dengan citigroup pada tahun 2002.
(qom/)











































