Kepala Departemen Pengembangan, Pengawasan, dan Manajemen Krisis OJK Boedi Armanto menerangkan bahwa konglomerasi keuangan tetap memiliki sisi positif asal dikelola dan diawasi dengan tepat.
"Dampak positif konglomerasi keuangan adalah adanya keterkaitan antar sub sektor yang mampu meningkatkan daya saing lembaga jasa keuangan nasional," tuturnya di Gedung OJK, Jakarta, Senin (29/9/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kegiatan usaha industri jasa keuangan bisa lebih efisien dengan pembangunan infrastruktur bersama. Ini bisa menghemat pengeluaran masing-masing unit usaha anggota konglomerasi yang sama," jelasnya.
Kedua, lanjut Boedi, adalah penguatan distribusi, promosi, dan branding. Pada akhirnya akan memperkokoh fondasi sektor jasa keuangan secara keseluruhan.
Ia menambahkan, konglomerasi di industri jasa keuangan muncul secara alamiah tanpa bisa dibendung. Oleh karena itu, butuh pengawasan yang mumpuni agar tidak terjadi krisis akibat masalah di konglomerasi keuangan.
"Perkembangan ini telah menciptakan sistem keuangan yang sangat kompleks, dinamis, dan saling terkait. Perlu diawasi dan dikelola dengan baik agar risiko timbulnya masalah dapat dihindari," sebut Boedi.
(hds/hds)











































