Soal 'Perang' Bunga Deposito, OJK Ingin Ajak Bicara Nasabah Kakap

Soal 'Perang' Bunga Deposito, OJK Ingin Ajak Bicara Nasabah Kakap

- detikFinance
Selasa, 30 Sep 2014 15:40 WIB
Soal Perang Bunga Deposito, OJK Ingin Ajak Bicara Nasabah Kakap
Jakarta - Meskipun saat ini terjadi perang suku bunga deposito di industri perbankan nasional untuk memperebutkan dana nasabah, namun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan belum ada satu bank pun yang mengalami kesulitan likuiditas.

Padahal sejatinya, kondisi perang suku bunga deposito terjadi jika perbankan mengalami pengetatan likuiditas. Untuk bersaing memperebutkan dana nasabah, bank memberikan suku bunga deposito tinggi.

"Secara average sudah menetapkan pada batas kewajaran. Jadi belum ada bank yang mengalami kesulitan likuiditas," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Nelson Tampubolon saat ditemui di Menara Radius Prawiro, Gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta, Selasa (30/9/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nelson menjelaskan, terjadinya perang suku bunga deposito disebabkan bank-bank bermodal tinggi tidak ingin kehilangan dana nasabah berjumlah besar. Di sisi lain, nasabah berkantong tebal juga menekan agar bank mau memberikan bunga tinggi.

"Deposan besar ini memang pada gilirannya akan kita ajak bicara. Kita tidak ingin ini terus menerus terjadi, terutama yang di bawah OJK yaitu asuransi, dana pensiun, dan lain-lain. Sebenarnya penentu suku bunga itu ditentukan bank-bank besar, yang lebih kecil hanya follower," katanya.

(drk/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads