Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan adalah salah satu yang ikut di dalamnya. Dalam suasana makan siang, Ia mendengar celetukan oleh seorang pejabat.
"Tadi waktu makan siang ada celetukan. Setelah aturan jelas, masalah tinggal satu. BUMN senang nggak melakukan hedging. Kalau tadinya soal mau atau tak mau, sekarang senang atau tidak senang?," uajrnya di Gedung Djuanda, Kemenkeu, Jakarta, Kamis (16/10/2014)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Walaupun itu humor, saya tersentuh, karena memang saya berpikir, nanti teman-teman BUMN senang atau tidak ya ber-hedging," jelasnya.
Kalau perusahaan swasta, menurut Dahlan sudah menjadi tuntutan dalam kegiatan tersebut. Karena ancama nilai tukar dipastikan membuat perusahaan merugi.
"Karena kalau swasta itu tututan hedging atau kalau tidak, akan rugi," terang Dahlan.
Sehingga Dahlan kemudian berpikir ulang untuk rencana membuat BUMN antusias terhadap hedging. "Kalau BUMN gimana? Nanti teman-teman BUMN antusias atau tidak," tukasnya
Dalam agenda makan siang tersebut, hadir Menteri Keuangan Chatib Basri, Gubernur BI Agus Martowardojo, Anggota BPK Rizal Djalil. Namun, Dahlan tidak menyebutkan siapa pejabat yang melemparkan celetukan tersebut.
(mkl/ang)











































