Akan Ditinggal Direksi, Jokowi Berpeluang Satukan Bank-bank BUMN

Akan Ditinggal Direksi, Jokowi Berpeluang Satukan Bank-bank BUMN

- detikFinance
Kamis, 16 Okt 2014 17:38 WIB
Akan Ditinggal Direksi, Jokowi Berpeluang Satukan Bank-bank BUMN
Dahlan Iskan, Menteri BUMN
Jakarta - Konsolidasi perbankan menjadi salah satu tugas pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang belum selesai. Oleh karena itu, konsolidasi perbankan nasional akan diserahkan kepada pemerintahan baru pimpinan presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi).

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, pemerintahan baru punya kesempatan yang lebih baik. Karena direksi bank-bank BUMN yang ada saat ini akan segera habis masa jabatannya.

"Itu tugas menteri mendatang. Tetapi yang datang itu ada momentum yang sangat baik untuk melaksanakan konsilidasi karena jajaran direksi sudah mau habis masa jabatan. Menurut saya, ini bisa dimanfatkan sebaik mungkin," jelasnya di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (16/10/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dahlan mengaku tidak menyiapkan skenario konsolidasi perbankan untuk pemerintahan baru. Tadinya, Dahlan menyiapkan konsolidasi untuk PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN).

"Saya nggak menyiapkan apa-apa. Dulu saya menginginkan mandiri dengan BTN, tapi Belum berhasil," ujarnya.

Sejauh ini, Dahlan sempat berkomunikasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Menurutnya, OJK justru ingin ada penggabungan yang lebih besar.

"Seperti OJK menginginkan Mandiri, BNI, BTN," ungkap Dahlan.

(mkl/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads