Soal Komunikasi, Pimpinan BPK: Saya Belajar Dari Dahlan Iskan

Soal Komunikasi, Pimpinan BPK: Saya Belajar Dari Dahlan Iskan

- detikFinance
Kamis, 16 Okt 2014 17:47 WIB
Soal Komunikasi, Pimpinan BPK: Saya Belajar Dari Dahlan Iskan
Jakarta - Kegiatan hedging atau lindung nilai semakin diperkuat dengan peluncuran petunjuk penyusunan Standard Operating Procedure (SOP). BUMN bisa menerapkan hedging tanpa takut rugi lagi.

Rizal Djalil, Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengatakan, pelaksanaan hedging harus dilakukan dengan komunikasi timbal balik. Agar proses hedging dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Ia meminta para pimpinan BUMN melakukan komunikasi seperti yang dilakukan oleh Dahlan Iskan, Menteri BUMN. Mampu tinggalkan protokoler untuk urusan yang sangat mendadak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Protokoler itu nggak begitu penting. Saya belajar dari Pak Dahlan," ujarnya di Gedung Djuanda, Kemenkeu, Jakarta, Kamis (16/10/2014).

Hal ini menurut Rizal, bisa menghapus keraguan BUMN melakukan hedging. Bila masih takut dijerat hukum, BUMN bisa datang ke BPK. Atau berkomunikasi dengan Kepolisian, Kejaksaan Agungm dan Badan Pemeriksa Keuangan Pemerintah (BPKP).

"Saya berharap tidak ada keraguan lagi di diri kita, terutama dari teman BUMN untuk menerapkan hedging ini. Kalau pun masih ada sedikit keraguan, tanya ke Bareskrim atau Kejaksaan," jelasnya.

Rizal siap bertanggung jawab, bila dalam pelaksanaan proses hedging ada kesalahpahaman.

"Kalau ada sesuatu baik dari pekerjaan ini pekerjaan yang bersama. Kalau ada kesalahan dalam proses ini, saya yang akan bertanggung jawab," kata Rizal.

(mkl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads