Orang RI Lebih Pilih Cicil Gadget Daripada Siapkan Dana Pensiun

Orang RI Lebih Pilih Cicil Gadget Daripada Siapkan Dana Pensiun

- detikFinance
Senin, 20 Okt 2014 14:38 WIB
Orang RI Lebih Pilih Cicil Gadget Daripada Siapkan Dana Pensiun
Jakarta - Kesadaran pekerja di Indonesia akan pentingnya dana pensiun masih sangat minim. Masyarakat, khususnya pekerja, lebih memilih untuk mencicil perangkat elektronik (gadget) dibanding mempersiapkan dana pensiun.

Ketua Harian Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Nur Hasan Kurniawan mengatakan, hingga saat ini aset DPLK dalam pengelolaan dana pensiun baru mencapai Rp 31 triliun dari 1,5 juta pekerja. Sementara untuk dana pensiun pemberi kerja, pesertanya baru 2 juta pekerja.

"Pesertanya baru mencapai 3,5 juta atau 5,4% dari total pekerja formal 63 juta," kata Nur Hasan saat konferensi pers di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (20/10/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nur Hasan mengatakan, kendala utama adalah kurangnya edukasi kepada pekerja formal. Pentingnya persiapan dana pensiun belum sampai pada kesadaran para pekerja.

"Jumlah usia lanjut pada 2050 akan bertambah tiga kali lipat dari sekarang. Dua puluh tahun dari sekarang, saya nggak kebayang. Orang yang nggak punya dana pensiun ini akan jadi beban negara," tegasnya.

Dikatakan Nur Hasan, saking kurangnya kesadaran masyarakat itu, mempersiapkan dana pensiun menjadi kebutuhan yang kalah dari konsumsi untuk membeli gadget.

"Orang Indonesia konsumtif, karena biasanya ingin mencicil. Untuk masa depan dinomorsekiankan. Kalau kita pasang iklan edukasi di koran akan kalah dengan iklan ponsel dencan cicilan bunga 0%," keluhnya.

Oleh karena itu, Nur Hasan menyebut, ke depan perlu digalakkan edukasi yang lebih masif agar pekerja di Indonesia sadar akan pentingnya hal ini. "Edukasi itu yang penting," ujarnya.

(zul/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads