Menurut Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas, kartu-kartu ini merupakan program pemerintah dan dikerjakan oleh pemerintah. Bank Mandiri menyatakan sudah siap dalam hal infrastruktur dan teknologi untuk mengakomodasi keperluan pemerintah.
"Pemerintah meminta Bank Mandiri melaksanakan pilot project-nya dan penunjukan ini didasari pada kesiapan infrastruktur yang dimiliki Bank Mandiri," katanya kepada Rohan detikFinance, Jumat (31/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kartu-kartu ini disiapkan untuk menjadi jaring pengaman bagi rakyat kecil yang akan terimbas saat subsisi bahan bakar minyak (BBM) dialihkan ke sektor lain.
Dalam rapat yang digelar di kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, 7 menteri di bidang tersebut memaparkan soal 3 kartu 'sakti' yang akan diluncurkan pada 3 November mendatang. Tiga kartu tersebut menelan anggaran sebesar Rp 6,4 triliun dari dana Bansos.
(ang/dnl)











































