Bank Eksekutif Berpotensi Rugi Rp 2-3 M Akibat Tsunami
Minggu, 16 Jan 2005 17:15 WIB
Jakarta - PT Bank Eksekutif International tbk mengakui, akibat gempa dan bencana alam tsunami di Aceh, perseroan berpotensi menderita kerugian sekitar Rp 2-3 miliar. Namun demikian, secara keseluruhan tidak memberi dampak terhadap kinerjanya.Demikian penjelasan dari Presdir Bank Eksekutif Tommy Antonius kepada BEJ yang diumumkan, Minggu (16/1/2005).Menurut penjelasannya, potensi kerugian itu berasal Kredit Usaha Kecil (KUK) yang diberikan kepada sekitar 700 debiturnya. Untuk itu perseroan tengah melakukan pendataan kembali secara mendetail untuk mengetahui potensi kerugian bank secara benar. Selain itu perseroan juga menyiapkan pembantukan cadangan penyisihan penghapusan aktiva produktif (PPAP).Perseroan mengakui secara keseluruhan kinerjanya tidak terpengaruh oleh bencana itu. Kegiatan operasional bank juga tidak terganggu karena Bank Eksekutif saat ini belum memiliki jaringan kantor cabanga atau kantor cabang pembantu di wilayah yang terkena bencana.Hingga saat ini, total kredit yang telah disalurkan perseroan mencapai Rp 12 miliar. Rencananya, untuk penyaluran kredit baru tetap dilakukan oleh perseroan, namun hanya diperuntukkan pada daerah-daerah yang tidak terkena bencana alam.
(qom/)











































