Contoh fungsi assurance antara lain fungsi audit internal, manajemen risiko, pengendalian kualitas, kepatuhan, IT Security hingga dewan atau komite audit. Indonesia bisa berkaca kepada Afrika Selatan untuk penerapannya.
"Di Afrika Selatan itu mirip dengan Indonesia. Waktu dipimpin kulit putih kan otoriter, setelah dipimpin Nelson Mandela demokratis. Tapi Indonesia ini begitu demokratis jadi kebablasan," kata Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ilya Avianti ketika berkunjung ke kantor detikcom, Selasa (4/11/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Waktu zaman Orde Baru kan otoriter, investor nyaman. Begitu pindah jadi demokratis, investor mulai gundah karena hukum jadi tidak jelas, keberlangsungan usaha juga jadi tidak jelas," katanya.
Kegundahan investor ini bisa ditepis dengan adanya penerapan good governance, mulai dari pemerintah, perusahaan, sampai masyarakat.
Menurutnya, saat ini penerapan GCG di Indonesia masih sangat rendah. Padahal, caranya sederhana sekali dan bisa dimulai dari diri sendiri.
"Kita ingin mendidik masyarakat supaya GCG bisa dilakukan di semua kalangan. Bisa menjadi budaya karena ini tidak berat. Kalau merasa jadi kewajiban dan tidak perlu, tentu akan jadi berat menjalankannya," ujarnya.
Demokrasi di Indonesia saat ini sudah bagus, hanya saja tidak dijalankan dengan baik. GCG ini memastikan semuanya berjalan dengan baik, semua pekerjaan dipenuhi sesuai SOP.
"Dengan pemerintahan yang baru ini momen yang tepat untuk 'bertobat'. Presidennya sudah bertekad menjalankan perubahan dan mau turun ke bawah. Mari kita berbenah, kita mulai dengan aksi yang sederhana," ungkapnya.
(ang/ang)











































