Direktur Corporate Banking Bank Mandiri, Fransisca Nelwan Mok menyebut bukti dari komitmen tersebut adalah menguatkan fungsi intermediasi ke sektor infrastruktur.
Ia mengklaim, hingga September 2014, Bank Mandiri telah mengucurkan kredit infrastruktur sebesar Rp 88,6 triliun. Kredit infrastruktur tersebut dialokasikan berbagai sektor, seperti sektor jalan, ketenaga listrikan, transportasi, telekomunikasi, minyak, dan gas bumi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia merinci, pihaknya telah menyalurkan kredit sebesar Rp 20,416 triliun sampai September 2014 untuk sektor ketenaga listrikan. Kredit tersebut digunakan untuk membiayai pembangunan pembangkit listrik, transmisi, dan jaringan distribusi.
Selain itu, ada pula kredit sebesar Rp 2 triliun yang disalurkan untuk mengembangkan sejumlah pelabuhan di Indonesia. "Penyaluran ini diharapkan mendukung fokus pemerintah dalam memajukan sektor kemaritiman Indonesia," pungkas dia.
(dna/ang)











































