BRI Kelola Dana Pensiun 2 Perusahaan Ini

BRI Kelola Dana Pensiun 2 Perusahaan Ini

- detikFinance
Rabu, 05 Nov 2014 19:32 WIB
BRI Kelola Dana Pensiun 2 Perusahaan Ini
Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjalin sinergi bersama PT KHI Pipe Industries dan PT Krakatau Perbengkelan dan Perawatan dalam Pengelolaan Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP).

"Layanan DPLK BRI Saat ini merupakan salah satu pilihan tepat bagi korporasi yang hendak mempercayakan Pengelolaan Program Pensiun Pasti (PPIP). BRI berkomitmen penuh untuk terus memberikan layanan prima untuk pengelolaan Dana Pensiun Lembaga Keuangan, salah satunya dengan memberikan return maksimal kepada para nasabah dalam pengelolaan DPLK," papar Budi Satria, Corporate Secretary Bank BRI, seperti dikutip dari siaran tertulis, Rabu (5/11/2014).

PT KHI Pipe Industries dan PT Krakatau Perbengkelan dan Perawatan memberikan fasilitas Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP), yaitu suatu program pensiun individu karyawan yang sumber iurannya berasal dari perusahaan dan juga dari karyawan. Tujuannya agar menjamin kesejahteraan karyawan tidak hanya selama aktif bekerja tetapi juga pada saat mereka memasuki masa purna tugas. Dengan program PPIP karyawan dapat merencanakan dan menentukan manfaat pensiun yang ingin diperolehnya nanti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

DPLK BRI sendiri telah dioprasikan selama 8 tahun. Awalnya BRI melakukan pengelolaan dana Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) dan mulai tahun ini DPLK BRI telah mendapatkan izin dari OJK untuk juga mengelola Program Pensiun untuk Kompensasi pesangon (PPUKP).

Program PPUKP ini memberikan keuntungan bagi perusahaan antara lain:

  1. Dapat dikompensasikan/diperhitungkan sebagai cadangan PSAK 24 Imbalan Kerja (pesangon) untuk memenuhi kewajiban perusahaan sesuai Undang-Undang 13 Ketenagakerjaan.
  2. Dana terbuku atas nama korporat. Apabila pekerja tidak berhak atas pesangon, perusahaan tidak perlu membayar kepada pekerja.
  3. Jumlah yang dibayar sesuai kewajiban perusahaan. Tidak terjadi pembayaran yang melebihi hak pekerja sesuai dengan ketentuan pesangon perusahaan.
Sampai akhir September 2014, DPLK BRI telah dipercaya untuk mengelola aset program pensiun sebesar lebih kurang Rp 3,5 triliun. Jumlah aset kelolaan tersebut menempatkan DPLK BRI di nomor tiga terbesar untuk industri DPLK di Indonesia.

"Saat ini kami (BRI) adalah tiga terbesar dalam pengelolaan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) di Indonesia. Dengan total aset kelolaan sebesar Rp 3,5 triliun menempatkan BRI sebagai salah satu yang terkuat dalam pangsa pasar DPLK," kata Budi.

Keunggulan DPLK BRI selain menyediakan pilihan investasi yang beragam, yaitu DPLK BRI Pasar Uang (Deposito), DPLK BRI Pendapatan Tetap (Obligasi), dan DPLK BRI Saham, BRI juga melakukan pengelolaan investasi yang transparan dan akuntable sehingga nasabah dapat mengetahui secara penuh mengenai pemanfaatan dananya di BRI.

Selain itu, Budi mungungkapkan demi menjaga aspek keterbukaan informasi BRI juga secara reguler melakukan publikasi terahadap kinerja DPLK BRI di beberapa surat kabar. DPLK BRI merupakan DPLK yang pertama kali menampilkan return-nya secara transparan di surat kabar. Saat ini return masing-masing pilihan investasi adalah DPLK BRI PSU = 10,25 % YoY, DPLK BRI PT = 6,43 % YoY dan DPLK BRI Saham = 6,68%.

(hds/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads