Rupiah Konsolidasi Melemah

Pasar Kelebihan Likuiditas

Rupiah Konsolidasi Melemah

- detikFinance
Senin, 17 Jan 2005 09:40 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Senin (17/1/2005) dimungkinkan akan mengalami konsolidasi melemah. Pasalnya sejumlah pemodal yang selama ini menaruh dananya di fasilitas BI overnight banyak yang beralih ke pasar uang."Hari ini kan fasilitas BI yang overnight dihapuskan sehingga tinggal FASBI jangka waktu seminggu. Ya akibatnya ada kelebihan likuiditas. Para pemodal itu mulai melirik membeli dolar AS," kata Hindria Listyadi dari Bank BNI di Jakarta.Sentimen negatif lainnya yang menekan rupiah adalah sikap keragu-raguan pemerintah untuk menindaklanjuti hasil sidang Paris Club. Hasil PC juga dinilai tidak optimal karena hanya memberikan penundaan pembayaran pada masa penilaian kerusakan yakni kurang lebih 3 bulan.Namun, lanjut Hindria, terdapat pula sentimen positif yang memperingan tekanan pada rupiah yakni menguatnya Yen Jepang atas dolar AS. Disamping juga kemungkinan adanya aliran dana masuk ke dalam negeri menyusul digelarnya Infrastructure Summit yang digelar 17-18 Januari 2005 ini.Saat pembukaan rupiah terpantau dikisaran Rp 9.135 per US$ 1 dan beberapa saat kemudian berada di Rp 9.140-Rp 9.150 per US$ 1. "Tampaknya rupiah hari ini mengalami konsolidasi melemah," tegasnya. Untuk hari ini rupiah diprediksikan akan bermain dikisaran Rp 9.120-Rp 9.180 per US$ 1. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads