Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Peter Jacobs mengatakan, peningkatan jumlah cadangan devisa tersebut terutama berasal dari penerimaan devisa hasil ekspor migas pemerintah.
"Serta kenaikan simpanan deposito valas bank-bank di BI yang melampaui pengeluaran untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan untuk intervensi valas dalam rangka stabilisasi nilai tukar rupiah," ujar Peter dalam keterangannya, Jumat (7/11/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bank Indonesia menilai kenaikan cadangan devisa berdampak positif terhadap upaya memperkuat ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan," kata Peter.
Berikut perkembangan cadangan devisa Indonesia sepanjang tahun ini:
- Januari: US$ 100,651 miliar
- Februari: US$ 102,741 miliar
- Maret: US$ 102,6 miliar
- April: US$ 105,6 miliar
- Mei: US$ 107 miliar
- Juni: US$ 107,7 miliar
- Juli: US$ 110,5 miliar
- Agustus: US$ 111,2 miliar
- September: US$ 111,2 miliar
- Oktober: US$ 112 miliar











































