Tingkat Melek Keuangan Perempuan di RI Terendah se-Asia

Tingkat Melek Keuangan Perempuan di RI Terendah se-Asia

- detikFinance
Selasa, 11 Nov 2014 14:27 WIB
Tingkat Melek Keuangan Perempuan di RI Terendah se-Asia
Jakarta - Visa's International Barometer of Women's Financial Literacy 2013 mengungkapkan soal literasi (melek) keuangan perempuan Indonesia, tercatat terendah se-Asia. Literasi keuangan terkait dengan kesadaran soal menabung, investasi, perencanaan keuangan dan lainnya.

Hal ini juga didukung berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2013 menunjukkan tingkat literasi keuangan perempuan Indonesia relatif rendah pada angka 19% bila dibandingkan dengan pria yaitu sebesar 25%.

"Oleh karena itu program edukasi Women Investment Series (WISE) akan dirancang secara khusus bagi perempuan dan memiliki sasaran terukur yang akan dipantau secara berkesinambungan," kata Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Kusumaningtuti S. Soetiono saat acara Konferensi Pers dan Peluncuran WISE Program Literasi Keuangan Commonwealth Bank di Decanter, Kuningan Plaza, Menara Utara, Jakarta, Selasa (11/11/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, meskipun secara melek keuangan masih rendah, namun pengelolaan keuangan keluarga mayoritas dikendalikan perempuan mencapai 51%. Tercatat juga sebesar 30% dari pengguna internet di Indonesia adalah perempuan.

Selain itu, 56% perempuan Indonesia sadar akan peran teknologi dalam membantu usaha dan bisnis mereka, tercatat 1/3 pemilik Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia juga perempuan.

"Untuk itu, program ini akan menyasar berbagai profesi perempuan baik itu profesional, ibu rumah tangga, pemilik usaha, dan lainnya," terang dia.

Di tempat yang sama, Executive Vice President, Head of Wealth Management & Business Strategy Commonwealth Bank Indonesia Rian E. Kaslan menambahkan, WISE merupakan sebuah gerakan yang menunjukkan untuk meningkatkan literasi keuangan perempuan Indonesia melalui kegiatan edukasi melalui berbagai jalur komunikasi.

"Perempuan memegang peranan penting dalam berbagai keputusan keuangan baik rumah tangga maupun bisnis. Karena kalau kita lihat di Indonesia 89% wanita berperan untuk memutuskan membuka rekening baru, memutuskan perencanaan keuangan. Untuk itu kita menyasar perempuan," pungkasnya.

(drk/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads