Senior Ekonom Standard Chartered Bank Fauzi Ichsan mengungkapkan sisi positif dan negatif dari kebijakan BI ini. "Kalau ditanya negatifnya, dengan kenaikan ini BI seolah tidak sensitif dengan ketatnya likuiditas perbankan sebelum BI Rate naik menjadi seperti saat ini," tutur dia saat dihubungi detikFinance, Rabu (19/11/2014).
Namun demikian, sambung dia, kenaikan ini memberi dampak jangka panjang yang sangat positif bagi pasar keuangan tanah air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fauzy mengatakan, dengan kenaikan BI Rate ini, inflasi tetap akan menyentuh level 7%. Namun, kata dia, langkah ini dapat menghindarkan Indonesia dari ancaman gelombang inflasi lanjutan.
"BI Rate 7,75%, inflasi memang akan tetap naik sesuai prediksi 7-7,25%. Tapi karena sudah diantisipasi, maka gelombang inflasi lanjutan dapat dihindari," tegas dia.
(dna/ang)











































