Direktur Utama BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, bank swasta itu akan melihat dulu perkembangan inflasi serta kecukupan modalnya.
"Sementara (kredit) akan tahan dulu. Menunggu dampak ke inflasinya dan melihat ketersediaan DPK (Dana Pihak Ketiga) kita," ujarnya kepada detikFinance, Rabu (19/11/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau masih cukup, (bunga kredit) belum perlu naik," katanya.
Seperti diketahui, kemarin BI memustuskan menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin. Langkah ini dilakukan untuk menjaga inflasi seiring kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
Meski begitu, BI mengklaim bahwa suku bunga di tingkat perbankan belum tentu akan mengikuti kenaikan BI Rate ini.
(ang/dnl)











































