"Dalam satu bulan pertama ini, Kabinet Kerja telah memperlihatkan kecepatan yang sangat mengesankan dalam merespon berbagai tantangan strukturan perekonomian," ujar Gubernur BI Agus DW Martowardojo dalam sambutannya pada acara Bankers Dinner di JCC, Jakarta, Kamis (20/11/2014).
Acara tersebut dihadiri langsung Jokowi, serta sejumlah menteri dalam Kabinet Kerja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebut saja Menteri Perikanan Susi Pudjiastuti yang hampir setiap hari berperang dengan mafia pencuri ikan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said juga tengah serius berperang dengan mafia migas, hingga Menteri Pertanian Amran dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU Pera) Basuki Hadimuljono yang kompak membenahi sistem pengairan untuk pertanian.
Hal tersebut, lanjut Agus Marto, memberi optimisme akan perbaikan ekonomi nasional ke arah yang lebih positif. "Kami juga meyakini sistem pemerintahan dan berbagai perangkat birokrasi akan semakin efektif dalam menjalankan tugasnya," sambung dia.
Optimisme tersebut, diterjemahkan Agus Marto dalam proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional yang diperkirakan dapat menyentuh angka 5,1-5,5% di akhir 2014 dan meningkat menjadi 5,4-5,8% di 2015.
"Sejalan dengan ekspansi perekonomian yang lebih berimbang, pertumbuhan kredit diperkirakan dapat mencapai 15-17% di 2015 dan dana pihak ketiga sebesar 14-16%," pungkas dia.
(dna/hen)











































