Pujian Langsung Agus Marto di Depan Jokowi: Kabinet Kerja Mengesankan!

Pujian Langsung Agus Marto di Depan Jokowi: Kabinet Kerja Mengesankan!

- detikFinance
Kamis, 20 Nov 2014 20:59 WIB
Pujian Langsung Agus Marto di Depan Jokowi: Kabinet Kerja Mengesankan!
Jakarta - Tak terasa, genap sudah satu bulan masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan wakilnya Jusuf Kalla (JK) di Kabinet Kerja. Bank Indonesia (BI) memandang, sejak dibentuk, Kabinet Kerja telah menunjukkan kecepatan kinerja yang mengesankan.

"Dalam satu bulan pertama ini, Kabinet Kerja telah memperlihatkan kecepatan yang sangat mengesankan dalam merespon berbagai tantangan strukturan perekonomian," ujar Gubernur BI Agus DW Martowardojo dalam sambutannya pada acara Bankers Dinner di JCC, Jakarta, Kamis (20/11/2014).

Acara tersebut dihadiri langsung Jokowi, serta sejumlah menteri dalam Kabinet Kerja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penilaian Agus tersebut tidak berlebihan, mengingat kinerja setiap menteri di Kabinet Kerja yang langsung tancap gas sejak dibentuk dan dilantik pada 27 Oktober 2014 silam.

Sebut saja Menteri Perikanan Susi Pudjiastuti yang hampir setiap hari berperang dengan mafia pencuri ikan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said juga tengah serius berperang dengan mafia migas, hingga Menteri Pertanian Amran dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU Pera) Basuki Hadimuljono yang kompak membenahi sistem pengairan untuk pertanian.

Hal tersebut, lanjut Agus Marto, memberi optimisme akan perbaikan ekonomi nasional ke arah yang lebih positif. "Kami juga meyakini sistem pemerintahan dan berbagai perangkat birokrasi akan semakin efektif dalam menjalankan tugasnya," sambung dia.

Optimisme tersebut, diterjemahkan Agus Marto dalam proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional yang diperkirakan dapat menyentuh angka 5,1-5,5% di akhir 2014 dan meningkat menjadi 5,4-5,8% di 2015.

"Sejalan dengan ekspansi perekonomian yang lebih berimbang, pertumbuhan kredit diperkirakan dapat mencapai 15-17% di 2015 dan dana pihak ketiga sebesar 14-16%," pungkas dia.

(dna/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads