Penjualan Bank Mutiara, Kepala Eksekutif LPS: Saya Cuma Tukang Cuci dan Poles-poles

Penjualan Bank Mutiara, Kepala Eksekutif LPS: Saya Cuma Tukang Cuci dan Poles-poles

- detikFinance
Senin, 24 Nov 2014 10:27 WIB
Penjualan Bank Mutiara, Kepala Eksekutif LPS: Saya Cuma Tukang Cuci dan Poles-poles
Kartika Wirjoatmodjo, Kepala Eksekutif LPS
Jakarta -

Kala masuk menjadi tanggung jawab Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), kondisi PT Bank Mutiara Tbk (BCIC) sudah 'berdarah-darah'. Bahkan eks Bank Century ini mengalami akumulasi kerugian hingga Rp 7 triliun.

Saat masuk menjadi β€˜pasien’ LPS, kondisi Bank Mutiara sudah sangat tidak sehat. Akumulasi kerugiannya cukup besar.

"Accumulated loss-nya Rp 7 triliun," ungkap Kartika Wirjoatmodjo, Kepala Eksekutif LPS, kepada detikFinance, Jumat (21/11/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

LPS, tambah Kartika, bisa diibaratkan sebagai tukang cuci di belakang. "Saya cuci, poles-poles semaksimal mungkin supaya bisa dijual dengan harga yang lumayan. Dapat 50% sudah bagus," tuturnya.

Kartika tidak menampik bila ada beberapa pihak yang menyebutkan ada kerugian negara dalam penjualan Bank Mutiara ke perusahaan asal Jepang, J Trust. Pasalnya, J Trust membeli Bank Mutiara senilai Rp 4,41 triliun sementara suntikan modal yang sudah diberikan LPS sudah lebih dari Rp 8 triliun.

"Kerugian negara memang ada kalau mau dilihat yang Rp 8 triliun itu. Tapi yang membuat kesalahan atas kerugian negara itu siapa? Saya jual kok saya bikin kerugian negara?" tegas Kartika.

(hds/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads