Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghadap ke Istana Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) membicarakan soal perkembangan industri keuangan dalam negeri.
Dipimpin oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad, tim OJK memaparkan banyak hal di hadapan JK, termasuk salah satunya soal branchless banking alias bank nirkantor.
"Soal nirkantor saya yang melaporkan. Saya melaporkan bahwa salah satu kebijakan yang tadi saya sampaikan bahwa OJK baru keluarkan adalah kebijakan melalui nirkantor. Artinya layanan keuangan tanpa kantor," kata Muliaman usai pertemuan dengan JK di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (26/11/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Agen itu adalah bisa individual, warung, bisa lembaga keuangan mikro, bisa lembaga-lembaga lain. Saya kira persyaratannya sudah diatur di dalam peraturan kita tetapi intinya tentu saja adalah bagaimana membuka akses keuangan yang lebih luas kepada masyarakat," ujarnya.
Muliaman percaya dengan branchless banking ini maka penetrasi layanan bank bisa mencapai ke masyarakat yang terpencil. Maka dari itu diharapkan, praktik-praktik rentenir yang selama ini masih lazim lama-lama bisa hilang.
"Masyarakat juga tidak lagi musti datang ke kantor bank tapi cukup ke warung atau ke orang yang dia lebih familiar," katanya.
Muliaman menambahkan, JK menyambut baik kebijakan baru OJK ini. JK meminta OJK berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait supaya kebijakan ini bisa berjalan dengan baik.
"Intinya beliau (JK) menyambut baik," tambahnya.
(ang/dnl)











































