Harga BBM Naik, Jokowi Kurangi Utang Tahun Depan

Harga BBM Naik, Jokowi Kurangi Utang Tahun Depan

- detikFinance
Rabu, 03 Des 2014 11:55 WIB
Harga BBM Naik, Jokowi Kurangi Utang Tahun Depan
Jakarta - Pemerintah menurunkan porsi penarikan utang untuk tahun depan. Defisit anggaran akan semakin kecil, dan dampaknya pada pengurangan target penjualan Surat Berharga Negara (SBN) alias surat utang.

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menyebutkan, ini merupakan dampak dari kebijakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Karena dari penghematannya, bisa digunakan untuk pemenuhan belanja.

"Setelah adanya penyesuaian harga BBM, terdapat potensi penurunan target defisit APBN-P 2015 yang selanjutnya berpengaruh pada penurunan target pembiayaan dari SBN," ujar Bambang dalam acara investor gathering di Gedung Djuanda, Kemenkeu, Jakarta, Rabu (3/12/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada APBN 2015 diputuskan defisit 2,2% atau setara dengan Rp 245,9 triliun. Secara persentase lebih rendah dari APBN Perubahan 2014 yang ditargetkan sebesar 2,4% atau Rp 241,5 triliun. Bambang belum mengatakan berapa persisnya penurunan defisit anggaran akibat kenaikan harga BBM subsidi tahun ini.

Tahun depan, pemerintah berencana menerbitkan SBN Rp 277 triliun. Target ini yang akan diturunkan oleh Bambang pasca kenaikan harga BBM subsidi.

Pengurangan utang ini juga sebagai antisipasi risiko dari peningkatan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Fed. Karena dapat mempengaruhi tingkat suku bunga global dan pada akhirnya dapat meningkatkan biaya utang pemerintah.

"Risiko ini tentunya menjadi perhatian utama pemerintah dalam penyusunan rencana pembiayaan di tahun depan," tukas Bambang.

(mkl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads