Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 03 Des 2014 15:47 WIB

Pemerintah Terbitkan Obligasi Ritel Rp 40 Triliun Tahun Depan

- detikFinance
Jakarta - Obligasi atau surat utang yang dikeluarkan pemerintah tidak hanya menyasar institusi besar seperti perbankan, asuransi, dan lain-lain. Ada pula yang khusus ditujukan bagi konsumen individual, yang biasa disebut Obligasi Ritel Indonesia (ORI).

Tahun depan, pemerintah akan kembali menerbitkan ORI. Tidak hanya itu, ada pula obligasi syariah atau sukuk untuk konsumen ritel.

"Penerbitan ORI itu Oktober. Kalau sukuk ritel April," ungkap Robert Pakpahan, Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan, kala ditemui di Gedung Djuanda, komplek Kemenkeu, Jakarta, Rabu (3/12/2014).

ORI dan sukuk ritel, lanjut Robert, akan memiliki tenor 3 tahun. Rencananya, penerbitan ORI dan sukuk ritel masing-masing sebesar Rp 20 triliun.

Sementara untuk penerbitan obligasi tahun depan, tambah Robert, sebagian besar akan dilaksanakan pada semeter I-2015. "Sekitar 57% dari total untuk semester I," katanya.

Penerbitan pada semester I-2015, menurut Robert, juga termasuk beberapa obligasi global. Tahun depan, pemerintah akan menerbitkan obligasi dengan mata uang dolar Amerika Serikat (AS), euro, sampai yen Jepang.

"USD, Samurai (yen), euro, tidak akan semua dieksekusi di semester I. Tapi seyogiayanya sebagian besar diselesaikan di semester I. Saya tidak akan spesifik mengatakan, tapi in general yang internasional bonds kita prioritaskan semester I," jelasnya.

(hds/hen)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed