Seperti dikutip dari data perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (10/12/2014), saham bank berkode BBCA itu sempat turun 100 poin (0,75%) ke level Rp 13.150 per lembar pada pembukaan perdagangan pagi tadi.
Hingga pukul 10.50 waktu JATS, saham BCA stagnan di Rp 13.250 per lembar sama seperti penutupan perdagangan kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks sektor finansial juga positif hingga siang ini, naik 4,661 poin (0,65%) ke level 723,112. Saham-saham bank ini diburu oleh investor domestik.
Seperti diketahui, kemarin ada yang aneh pada saldo rekening tabungan nasabah BCA. Nasabah tidak bisa menarik dan mengirim uang.
Pasalnya, ada saldo rekening tabungan yang tiba-tiba berkurang bahkan menjadi nol. Beberapa nasabah masih ada yang kebingungan harus berbuat apa.
Masalah ini masih terjadi hingga hari ini. Beberapa nasabah yang mengirimkan pesan elektronik ke meja redaksi mengaku masih belum bisa mengirim uang melalui mobile banking BCA.
Kemarin Sekretaris Perusahaan BCA Inge Setiawati mengatakan, jika nasabah mengalami kesulitan tidak bisa ambil atau kirim uang maka segera menghubungi kantor cabang BCA terdekat.
"Sekarang masalahnya sudah diperbaiki, seharusnya sudah bisa (ambil dan kirim uang). Tapi kalau belum, harus dicek dulu. Bisa dibantu ke cabang BCA terdekat," ujar Inge kepada detikFinance kemarin.
(ang/dnl)











































