Tahun Depan, BI Patok Pertumbuhan Kredit Perbankan 15-17%

Tahun Depan, BI Patok Pertumbuhan Kredit Perbankan 15-17%

- detikFinance
Rabu, 10 Des 2014 12:36 WIB
Tahun Depan, BI Patok Pertumbuhan Kredit Perbankan 15-17%
Jakarta - Bank Indonesia (BI) menetapkan pertumbuhan kredit perbankan 2015 di kisaran 15-17%. Angka ini tidak banyak berubah dibandingkan perkiraan pertumbuhan kredit 2014.

Hal tersebut dikemukakan Gubernur BI Agus Martowardojo dalam Seminar dan Diskusi bertema Menjaga Stabilitas Keuangan di Tengah Perlambatan Pertumbuhan Ekonomi, di Gedung BI, Jakarta, Rabu (10/12/2014).

"Likuiditas industri dalam kondisi memadai. Mempertimbangkan ekonomi masih berlangsung normal, 2015 kredit tumbuh 15-17%," kata Agus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertumbuhan kredit, lanjut Agus, akan ditopang oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) dalam kisaran 14-16%. Dia berharap perbankan lebih kreatif dalam mendapatkan likuiditas dan tidak semata-mata fokus ke DPK.

Darsono, Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Makroprudensial BI, mengatakan sejauh ini industri perbankan nasional masih cukup sehat. Hanya ada 1 bank yang mengalami lonjakan kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL).

"Setelah stress test dilakukan, bank-bank kita masih sehat. Hanya ada 1 bank yang NPL-nya melonjak sampai 5,75%," kata Darsono, yang enggan menyebutkan nama bank itu.

Meski begitu, Darsono menggarisbawahi bahwa bank-bank nasional masih punya pekerjaan rumah yang belum terselesaikan. Efisiensi perbankan Indonesia belum sebaik negara-negara tetangga.

Efisiensi yang diukur dari rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) di perbankan nasional, tambah Darsono, masih perlu mendapat perhatian.

"Bank di Indonesia masih banyak PR. Jika dibandingkan dengan bank di negara-negara ASEAN, terlihat dari BOPO-nya masih tinggi. Bank harus mengantisipasi lebih jauh mengenai biaya operasional," jelas Darsono.

(drk/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads