Sejumlah menteri siang ini menggelar rapat koordinasi membahas Kredit Usaha Rakyat (KUR). Rapat dipimpin Menko Perekonomian Sofyan Djalil dan sekaligus diadakan di kantornya.
Hadir dalam rapat ini adalah Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, Menteri Koperasi dan UMKM AAGN Puspayoga, Deputi Menteri BUMN Gatot Trihargo, serta Kepala BNP2TKI Nusron Wahid.
"Kita bahas soal KUR sekarang. Nanti dijelaskan lebih lanjut," ungkap Puspayoga saat memasuki kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (15/12/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nusron mencontohkan untuk ke Taiwan butuh persiapan yang nilainya mencapai Rp 51 juta. TKI biasanya menggunakan pinjaman non bank. Dalam aturannya, diharuskan membayar selama 3 tahun dengan bunga sampai 30% per tahun.
"Selama ini beban biayanya menggunakan lembaga pembiayaan bukan bank yang bunganya sampai 30% flat setahun. Sangat tinggi. Kita concern bagaimana instrumen KUR itu bisa masuk ke biaya penempatan dan keberangkatan," jelasnya.
(mkl/hds)











































