Menteri Koordinator (Menko) Bidang Maritim Indroyono Soesilo hari ini blusukan ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang beromzet Rp 1 miliar per hari. Lokasinya ada di Karangsong, Indramayu, Jawa Barat.
Indroyono datang ke lokasi sekitar pukul 9.30 WIB bersama rombongan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Indroyono yang berbatik coklat tersebut juga didampingi Ketua Dewan Komisioner (DK) OJK Muliaman D Hadad, DK OJK Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono, dan DK OJK Firdaus Djaelani yang kompak berbaju putih bersama rombongan OJK lainnya.
Begitu tiba di lokasi, rombongan disambut oleh enam penari yang melenggok tarian khas Indramayu. Para warga sekitar juga menyambut rombongan menteri dari pinggir jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karangsong merupakan desa nelayan yang paling maju di Indonesia. Produksi ikan 50-70 ton per hari. Pelelangannya setiap hari Rp 1 miliar. Nelayan menggunakan teknologi modern. Menggunakan data satelit untuk mencari ikan," katanya di Karangsong, Indramayu, Jawa Barat, Kamis (18/12/2014).
Maka dari itu, ia bersama OJK berniat memperkenalkan instrumen keuangan kepada nelayan-nelayan di Karangsong. Kegiatan ini dirancang OJK bersama industri jasa keuangan dengan tujuan untuk peningkatan literasi (melek) keuangan masyarakat dalam pemanfaatan produk dan jasa keuangan.
"Dipilihnya desa ini sangatlah tepat. Bagaimana jasa keuangan mikro bisa menyebar. Dari 250 juta bangsa Indonesia baru 20% atau baru 50 juta orang masuk jasa keuangan, masih kecil," ujarnya.
Indroyono mengaku kaget melihat desa nelayan yang sudah sangat maju ini. Dulu ia pernah datang ke tempat tersebut sekitar 12 tahun lalu.
"Saya pernah ke sini 12 tahun lampau, sekarang saya bisa ke sini, ini desa nelayan paling maju. Saya kembali ke sini dan sudah seperti ini," ujarnya.
Setelah membuka acara tersebut, Indroyono dan rombongan Muliaman langsung berkeliling melihat lokasi TPI dan stand-stand jasa keuangan yang sudah disiapkan di sekitar lokasi.
Di lokasi acara, di sekitar TPI itu juga dibuat miniatur Pasar Keuangan Rakyat, yang terdiri dari kios-kios sederhana tempat Lembaga Jasa Keuangan menawarkan layanan keuangan mikronya.
Ada 10 kios yang diisi sejumlah Lembaga Jasa Keuangan:
1. BCA, menawarkan Pelayanan pengiriman uang
2. BJB, menawarkan Kredit Mikro Kredit Cinta Rakyat
3. Bank Mandiri, menawarkan Layanan Mandiri Sejahtera
4. Bank Muamalat, menawarkan pembiayaan Mikro Syariah dan Tabungan Haji
5. BNI, menawarkan Layanan Keuangan Mikro Tabungan dan Asuransi
6. BRI, menawarkan Agen Layanan Keuangan Tanpa Kantor
7. Pegadaian, menawarkan cuci emas gratis dan cicilan emas
8. Asosiasi Asuransi, menawarkan asuransi mikro
9. Asosiasi di Pasar Modal, memperkenalkan reksa dana mikro
10. Asosiasi Pembiayaan, memamerkan program pembiayaan hand tractor dan Kendaraan Roda 3
Indroyono sempat berhenti di beberapa stand untuk menanyakan produk yang ditawarkan sebelum akhirnya masuk ke mobil yang membawanya pergi dari lokasi. Ia hanya blusukan sekitar dua jam di lokasi TPI tersebut.
(drk/ang)











































