Hadir dalam penandatangan kerjasama ini adalah Direktur Micro and Retail Banking Bank Mandiri Hery Gunardi, Direktur Jamkrindo Bakti Prasetyo, Direktur Utama Askrindo Antonius Candra, Direktur Jasindo Untung H Santosa dan Direktur Utama Bank Mandiri Inhealth Roy Ibrahim.
Dengan kerjasama ini, nasabah kredit mikro Bank Mandiri akan mendapat kemudahan akses dan pilihan asuransi kredit dan asuransi kesehatan yang lebih banyak dari perusahaan asuransi yang terlibat dalam kerjasama ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manfaat lain yang diterima nasabah adalah perlindungan atas aset yang dijadikan jaminan atas pinjaman atau kredit mikro yang diterima nasabah.
"Misalnya nasabah menjaminkan rumah untuk mengajukan kredit. Kemudian ketika masa pengembalian rumahnya kebakaran. Nah, itu kreditnya sebagian akan ditutup pengembaliannya dari jaminan yang diperoleh," utur dia.
Ia mengatakan, bagi Bank Mandiri kerjasama ini diharapkan dapat menjadi daya tarik sendiri untuk mendapat lebih banyak kepercayaan dari masyarakat yang ingin mengajukan pinjaman.
"Dengan kerjasama ini, kami berharap dapat terus meningkatkan penyaluran kredit mikro kami sebesar Rp 40 triliun di tahun 2015,"
Bagi perusahaan asuransi yang bermitra, akan mendapat keuntungan berupa peningkatan akses pemasaran produk asuransinya mengingat besarnya nilai penyaluran kredit mikro Bank Mandiri hingga saat ini.
"Pada periode Januari sampai September 2014 saja kami sudah menyalurkan kredit mikro hingga Rp 21 triliun," tuturnya.
Untuk mendapat manfaat ini, nasabah mikro bank mandiri tidak perlu repot. Karena akan didaftarkan langsung saat pengajuan pinjaman.
"Kemudian pembayaran premi juga akan dilakukan dengan mekanisme auto debet. Nasabah terima laporan tiap bulan dan semuanya sudah sederhana," pungkas dia.
(dna/ang)










































