Pertemuan tahunan ini akan digelar di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (16/1/2015) yang dijadwalkan pukul 18.30 WIB.
"Total yang hadir 671 orang, mudah-mudahan hadir semua, dari lembaga tinggi negara sampai pelaku industri keuangan, dan seluruh pimpinan redaksi media massa," kata Deputi Komisioner OJK Manajemen Strategis IB Lucky F.A Hadibrata, di Gedung OJK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertemuan ini sangat penting untuk memacu pertumbuhan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia," katanya.
Lucky merinci, para undangan yang akan hadir meliputi seluruh anggota Dewan Komisioner OJK, komisioner eksekutif perbankan, 138 pimpinan bank yang terdiri dari 118 perbankan ditambah asosiasi perbankan seperti Asbisindo dan Perbanas, 90 pelaku pasar modal terdiri dari 40 Anggota Bursa (AB), 40 emiten, dan lainnya, 62 perusahaan asuransi, 11 lembaga keuangan lainnya, lembaga asing seperti ADB, sekretariat ASEAN, IMF, ada asosiasi manajemen risiko.
"Malam ini akan ada satu arahan dan pandangan dari Ketua DK OJK, arahan dari pemerintah kepada pelaku industri jasa keuangan. Nanti akan dibuat konkret, apa peran dari industri jasa keuangan. Banyak message yang akan disampaikan, ini sangat penting menjadi masukan," pungkasnya.
(drk/ang)











































