BRI Anggarkan Rp 3 Triliun Beli Perusahaan Asuransi Jiwa

BRI Anggarkan Rp 3 Triliun Beli Perusahaan Asuransi Jiwa

- detikFinance
Senin, 26 Jan 2015 18:34 WIB
BRI Anggarkan Rp 3 Triliun Beli Perusahaan Asuransi Jiwa
Jakarta -

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) bakal merambah bisnis asuransi jiwa melalui akuisisi perusahaan asuransi jiwa lokal. Perseroan telah menyiapkan dana sedikitnya Rp 3 triliun.

Direktur Keuangan BRI Ahmad Baiquni mengungkapkan, bank pelat merah itu tengah menjajaki pembelian perusahaan asuransi jiwa dalam negeri untuk mengembangkan bisnis. Emiten berkode BBRI itu menargetkan rencana ini bisa terealisasi di semester awal tahun ini.

"Tahun ini kita tetap buka peluang untuk akusisi, yang pertama perusahaan asuransi karena potensi besar. Penyertaan kita siapkan Rp 3 triliun, targetnya semester satu tahun ini," ujarnya saat ditemui di Gedung BRI, Jakarta, Senin (26/1/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baiquni menyebutkan, jumlah nasabah BRI yang saat ini mencapai lebih dari 50 juta bisa dijadikan target untuk masuk ke bisnis asuransi. Menurut Baiquni, Ini potensi yang cukup tinggi.

"Sebenarnya kita sangat antusias itu asuransi jiwa untuk bancassurance kita, semester satu bisa terealisasi, memang berapa besar size-nya belum bisa dikatakan, karena belum terlalu besar, untuk membesarkan, nasabah lebih dari 50 juta itu target untuk memasarkan bancassurance," paparnya.

Baiquni menjelaskan, selain untuk akuisisi perusahaan asuransi, dana tersebut juga disiapkan untuk akuisisi perusahaan sektor keuangan lainnya seperti bank dan sekuritas.

"Kalau dapat perusahaan asuransi yang bagus kemungkinan untuk itu dulu. Sekuritas baru mau dijajaki lagi tahun ini. Bank kalau ada, ya boleh. Dulu Mutiara tapi gagal," imbuh Baiquni.

BRI Incar 1,25 Juta Nasabah Baru

BRI bakal memperluas cakupan wilayah nasabahnya melalui peningkatan jumlah agen perbankan melalui BRI Link di seluruh Indonesia hingga mencapai 50.000 dari saat ini yang jumlahnya 35.000 agen. Penambahan agen tersebut diperkirakan akan meningkatkan jumlah nasabah perseroan hingga 1,25 juta nasabah baru.

Direktur Utama BRI Asmawi Syam mengatakan, pihaknya ingin terus memperluas program bank tanpa kantor cabang. Hal ini dinilai efektif untuk menjaring banyak nasabah baru.

"Kita mau masuk financial inclusion, target 50.000 agen tahun ini melalui BRI Link, tahun 2014 sudah 35.000, jadi kita nambah 15.000 agen," kata dia.

Di tempat yang sama, Direktur BRI Djarot Kusumayakti menambahkan, dengan penambahanagen menjadi 50.000 agen di tahun ini, akan ada peningkatan jumlah nasabah BRI sebesar 1,25 juta orang.

"Kita akan lompati target akan jadi kisaran 50.000. Bebera hal yang ingin diraih yaitu transaksi dan customer based. Target agen transaksi per bulan 200 transaksi, nanti kalau sesuai target, maka akan tambahan transaksi 10 juta transaksi pada saat menjelang akhir 2015 ketika jumlah agen sudah mulai kita raih, misal minimal ada 2 nasabah baru di sisi simpanan dan pinjaman atau 25 nasabah per agen, maka 2015 puncaknya akan ada 1,25 juta debitur atau customer baru," tandasnya.

(drk/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads