Lewat parkir elektronik ini, nasabah tinggal menempelkan uang elektornik yang biasanya berbentuk kartu ke terminal parkir dan pembayaran parkir langsung diterima.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang meluncurkan TPE tersebut mengatakan, selain praktis, parkir elektronik ini langsung mendeteksi nomor pelat kendaraan. Data tersebut langsung terekam di alat pembayaran parkir dan bank penyedia kartu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi Bapak-Bapak enggak bisa bohongin istri lagi. Misalkan ngomongnya lagi di Ancol, tapi ternyata posisinya terdeteksi di Kelapa Gading, jadi ketahuan," canda Ahok disambut tawa para tamu undangan peluncuran TPE.
Bank-bank yang dilibatkan dalam peluncuran TPE ini adalah PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT Bank Central Asia Tbk (BCA), PT Bank Mega Tbk (MEGA), dan Bank DKI.
Hadir pada acara tersebut antara lain Bank Indonesia (BI), Corporate Secretary BRI Budi Satria, Direktur BNI Darmadi Sutanto, Dirut Bank DKI Eko Budiwiyono, Senior EVP Transaction Banking Bank Mandiri Rico Usthavia Frans, Direktur BCA Suwignyo Budiman, dan Customer Segment Head di Bank Mega Linda Wirawan.
Ingin tahu bagaimana caranya bayar parkir tanpa perlu uang recehan? Klik tautan ini.
(ang/dnl)











































